Cara membuat website

Cara membuat website bisa susah seperti membuat mesin atau bisa juga mudah seperti mengatur taman. Ini tergantung dari pilihan cara dan alat bantu yang kita gunakan. Jika hendak memahirkan kemampuan membuat kode program (coding) seseorang akan memilih cara sulit, namun seseorang yang awam yang hanya fokus pada isi halaman saja maka dia akan memilih cara yang mudah.

Pada artike ini akan dijelaskan 6 cara untuk membuat website yang bisa menjadi acuan metoda pilihan.

6 Cara membuat web

1. HTML

HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. Sebuah halaman website minimal akan memiliki isi yang terdiri dari perintah-perintah HTML. Halaman website yang menggunakan HTML akan memberikan tampilan yang sangat sederhana dan tidak bisa berinteraksi dengan pengguna. Halaman akan bersifat statis (tidak berubah)

2. HTML + CSS

CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet. Halaman web yang dibuat dengan kombinasi HTML + CSS akan memiliki tampilan yanh jauh lebih bagus. Namun tetap bersifat statis. Halaman tidak berubah, dan tidak bisa berinteraksi dengan pengguna.

3. HTML + CSS + Javascript

Halaman web yang dibuat menggunakan kombinasi HTML + CSS + Javascript akan memiliki tampilan yang bagus. Penambahan Javascript akan membuat halaman web lebih hidup karena bisa menambahkan input/output kedalam halaman. Jadi, halaman web sudah dinamis sesuai dengan interaksi dengan pengguna.

4. HTML + CSS + Javascript + PHP

Halaman web yang dibuat menggunakan kombinasi HTML + CSS + Javascript + PHP akan memiliki tampilan yang bagus, dinamis sesuai dengan interaksi dengan user. Penambahan PHP menyebabkan halaman web bisa berkomunikasi dengan sebuah server. Komunikasi dengan sebuah server ini diperlukan untuk pertukaran data. Misalkan saja halaman web tersebut dibuat untuk meminta data-data identitas siswa. Data ini tentu akan disimpan disebuah database. Database akan tersimpan disebuah server. Proses penulisan dan pembacaan database ke dan dari server ini memerlukan PHP.

5. Framework

Framework ( terjemahan katanya bingkai kerja) adalah kumpulan kode program yang berisi kombinasi HTML+CSS+Javascript+PHP dengan tujuan untuk menyediakan fungsi-fungsi standar yang ini bagi sebuah website, Tujuannya adalah untuk mempermudah membuat website bagi setiap orang. Ini memungkinkan seseorang membuat website tidak lagi dari 0 (nol) karena Framework sudah menyediakan fungsi-fungsi yang bersifat inti.

Beberapa contoh framework misal Laravel, CodeIgniter, Symfony, CakePHP, Yii, Zend, Phalcon, FuelPHP, PHPixie, dan Slim. 

6. CMS

CMS atau Content Management System memiliki tujuan yang sama dengan Framework, yaitu untuk memudahkan seseorang dalam menyiapkan sebuah website. CMS menyediakan fungsi-fungsi yang jauh lebih banyak yang bisa digunakan oleh pemula dalam mebuat website. Bahkan dengan CMS memungkinkan seseorang menyiapkan website tanpa menyentuk dan membuat kode program (coding) sama sekali.

CMS yang paling populer saat ini adalah WordPress. Baca Apa Itu WordPress. Contoh CMS yang lain misal Joomla dan Drupal. Masih banyak CMS yang lain.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.