Cara menjual website: SahamOK.com laku $70.000

Salah satu blog saya yaitu website SahamOK terjual USD 70.000 (SahamOK.com ), diakuisisi oleh Finixio Ltd.  Bagaimana cara menjual website SahamOK.com? Pada awalnya saya menulis di Blogspot sekitar tahun 2009. Kemudian saya beli domain dengan nama CanslimIndonesia.com dan konten di Blogspot saya pindahkan ke CanslimIndonesia.com. Lalu saya beli domain baru SahamOK.com  pada 2011-12-15 melalui provider ArdHosting sebagai pengganti CanslimIndonesia.com. Semua konten yang ada di CanslimIndonesia.com saya pindahkan ke SahamOK.com.

SahamOK terjual USD 70.000 – Cara menjual website

Masa sih terjual USD 70.000?. Kok bisa mahal gitu yaaa. Apa yang membuatnya dihargai mahal? Bagaimana kok bisa terjual ? Berikut saya akan menjelaskan bagaimana proses terjadinya akuisisi ini. Barangkali informasi yang saya tulis ini berguna bagi  rekan-rekan blogger yang suatu saat hendak menjual websitenya atau websitenya ditawar orang untuk dibeli.

Cara menjual website-SahamOK.com terjual USD 70.000, diakuisisi oleh Finixio Ltd

1. Rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka

Tawaran dari seseorang yang hendak membeli SahamOK.com ini betul-betul tidak disangka-sangka. Saya kutip sebuah ayat dalam Al Quran.

… Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. (2)

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. … (3)

Qur’an Surah At-Thalaq ayat 2-3 :

Coba bayangkan situasi saya yang seperti ini. Saya dalam kondisi bokek. Lalu ada tawaran yang hendak membeli website saya diharga premium. Pembelian dalam US Dollar. Kurs dollar sedang kuat-kuatnya terhadap Rupiah. Uang yang didapatkan bisa digunakan untuk berbagai keperluan disaat krisis pendemi Covid-19. Harga barang anjlok, harga properti anjlok, harga saham perusahaan anjlok, sementara saya dapat fresh money USD 70.000 (Rp 1.110.000.000 setelah di-kurs-kan)

2. Sebuah pesan dari calon pembeli – Cara menjual website

Penjualan website SahamOK.com berawal dari sebuah pesan yang saya terima melalui link kontak SahamOK.com.

Pesan masuk pertanggal 13 Maret 2020. Kata orang angka 13 merupakan angka sial. Namun Alhamdulillah angka 13 menjadi angka keberuntungan untuk saya 🙂 Sang penawar menyertakan alamat email dan nomor kontak telpon. Saya menghubungi via emailnya. Komunikasi selanjutnya lebih banyak dilakukan melalui Facebook Messenger karena ternyata dia menambahkan FB saya sebagai teman.

3. Estimasi harga website: kira-kira mau dijual berapa ya sahamok.com

Kalau dilihat dari tampilan SahamOK.com yang terkesan sederhana, mungkin orang akan menghargai beberapa ratus dollar saja. Saya memang sengaja memilih tema simple and clean supaya mudah orang membaca. Dari melihat tampilan website, kita tidak akan bisa menilai berapa harganya. Coba anda bayangkan situs Google.com yang hanya berisi sebuah tempat untuk memasukkan  sesuatu untuk dicari. Harganya milyaran dollar.

3.1 Estimasi jumlah pengunjung per hari

Harga sebuah sebuah website ditentukan dari seberapa banyak pengunjung ke website tersebut setiap hari. Dan jumlah pengunjung tidak akan tampak dengan hanya melihat tampilan dari websitenya. Alat yang paling mudah untuk mengestimasinya adalah dengan menggunakan alat atau tool milik alexa.com.

Alexa rank-sahamokdotcom-1-Mei-2020

Alexa rank untuk SahamOK.com per tanggal 1 Mei 2020 adalah :

  • Di dunia rangking 89.760. Artinya popularitas SahamOK.com adalah rangking 89.760 dari milyaran website di dunia. Rangking 1 adalah Google.com. Google.com memiliki ratusan juta pengunjung per hari.
  • Di Indonesia rangking 1.349. Artinya popularitas SahamOK.com di Indonesia adalah rangking 1.349 dari jutaan website di Indonesia.

Makin kecil nilai alexa rank bisa dipastikan makin banyak pengunjung ke website tersebut. SahamOK.com memiliki jumlah pengunjung perhari antara 10.000 sampai 15.000 dengan pageview antara 25.000 sampai 33.000.

3.2 Mengestimasi harga website – Cara menjual website

Lalu apa pentingnya jumlah pengunjung per hari dengan harga sebuah website? Rahasianya adalah terkait dengan income dari periklanan online.

SahamOK.com selama ini sudah memberikan income buat saya dari Adsense (baca: Apa itu Google Adsense) dan iklan langsung (kontrak iklan yang lansung dari suatu perusahaan tanpa melalui agensi). Setahun terakhir, dari kedua sumber income tersebut memberikan pendapatan antara USD 800 s.d USD 1.500 per bulan.

Untuk mengestimasi harga sebuah website kita gunakan alat atau tool yang disediakan oleh website worthoftheweb.com. Hasil estimasi harga SahamOK.com tanggal 1 Mei 2020 adalah USD 58.867. Berikut screenshot-nya.

Dari sini saya sudah mengetahui estimasi harga website SahamOK.com dan siap untuk bernegosiasi.

4. Proses negosiasi harga – Cara menjual website

Komunikasi intensif dilanjutkan via Facebook Messenger.

4.1 Pembeli menawar USD 50.000

Pembeli menyampaikan sebagai berikut:

Supaya dapat mengajukan penawaran untuk website SahamOK, dapatkah kamu memberitahukan berapa kisaran pendapatan perbulan dari website ini serta berapa trafik bulanannya?  Dan jika kamu punya pemikiran harga yang spesifik silahkan beritahu. Kami punya anggaran yang besar, sehingga kelihatannya masalah harga tidak akan jadi kendala.

SahamOK-Pembeli-Menawar-USD 50000

Saya menjawab:

Kami memiliki pendapatan perbulan :

  1. Dari Adsense sekitar USD 470 – 1024
  2. Iklan langsung sekitar USD 350 – 800

Trafik perbulan 600.000 – 790.000 page views. Saat ini sedang dalang proses untuk menuju ke 1.000.000 page views.

Pembeli menjawab :

Baik, penghasilan sekitar USD 1.500 perbulan. Bagaimana pendapatmu jika saya menawar USD 50.000?

Saya menjawab :

Beri saya waktu untuk berfikir.

4.2 Harga disepakati USD 70.000

Dua hari kemudian kita melanjutkan pembicaran di Facebook Messenger.

Saya menyampaikan:

Saya sudah mendiskusikan tawaran anda dengan anggota keluarga saya. Sebenarnya ada penghasilan potensial yang bisa didapat SahamOK yaitu dari konstribusi anggota website SahamOK (biaya berlanggaran). Lebih dari 50% pengunjung situs SahamOK adalah mahasiswa/mahasiswi yang membutuhkan data. Jadi biaya berlangganan untuk mengakses data oleh anggota bisa merupakan penghasilan potensial. Keluarga saya setuju untuk melepas SahamOK diharga USD 70.000.

SahamOK-Harga-disepakati-USD 70000

Pembeli menjawab :

Saya barusan sudah bicarakan permintaan harga anda dengan rekan bisnis saya. Kami setuju diharga USD 70.000 yang anda minta. Tolong kirimkan nama lengkap, alamat, email dan nama perusahaan (jika ini merupakan perusahaan), sehingga saya bisa mengirimkan kontrak. Bagaimana bentuk transaksi yang anda inginkan? Kami dapat membayar 50% dimuka, sisa 50%nya setelah website/domain diserahkan. Atau kita  menggunakan jasa pihak ketiga seperti Escrow.com, dan akan membutuhkan waktu lebih lama.

5. Proses pembuatan kontrak – Cara menjual website

5.1 Pilihan kontrak

Setelah harga disepakai USD 70.000, selanjutnya adalah bagaimana mentransaksikannya.

Sebagaimana tawaran dari pembeli diatas :

“Bagaimana bentuk transaksi yang anda inginkan? Kami dapat membayar 50% dimuka, sisa 50%nya setelah website/domain diserahkan. Atau kita  menggunakan jasa pihak ketiga seperti Escrow.com, dan akan membutuhkan waktu lebih lama.”

Saya belum pernah menjual website sebelumnya. Penjualan SahamOK adalah yang pertama. Melakukan sesuatu yang baru pertamakali selalu dipenuhi dengan rasa was-was dan munculnya beragam pertanyaan dibenak. Beberapa hal yang mengganjal dipikiran saya :

  1. Jika pembeli membayar dimuka 50%, sedangkan sisa yang 50% nya dibayarkan setelah website (domain dan konten) beserta Facebook page diserahkan. Bagaimana jika sisa pembayaran tidak ditransfer setelah website (domain dan konten) beserta Facebook page  saya serahkan?
  2. Jika melalui pihak ketiga seperti seperti Escrow.com, berarti pembeli mentransfer dananya ke Escrow.com, lalu saya menyerahkan barangnya ke pembeli. Escrow.com akan mentransfer dana ke saya jika sudah ada konfirmasi komplit dari pembeli. Bagaimana jika setelah saya serahkan barang, pembeli tidak mengkonfirmasi komplit ke Escrow.com? Dana tidak akan pernah saya terima.

Dalam pikiran saya, si pembeli sangat berani dengan membayar dimuka 50%. Dia tentunya juga punya kekhawatiran jika setelah mentransfer 50% sementara saya tidak menyerahkan apa-apa.

5.2 Kontrak ditanda-tangani

Saya akhirnya memilih untuk bertransaksi langsung dan mengajukan syarat sebagai berikut :

  1. Pembayaran didepan 50%. Setelah saya terima akan saya serahkan domainnya saja (nama sahamok.com)
  2. Setelah transfer domain selesai, pembeli harus membayar sisa yang 50%. Baru setelah pembayaran kedua ini saya terima, saya akan menyerahkan konten website beserta Facebook page.
  3. Saat ini sedang aktif kontrak iklan dari sebuah perusahaan Forex FBS hingga 19 April. Iklan harus tetap tampil hingga tanggal 19 April 2020 jika website sudah diserahkan.

Pembeli akhirnya menyetujui syarat yang saya ajukan. Pembeli kemudian mengirimkan kontrak digital ke email saya untuk saya tanda-tangani. Link di-email setelah saya klik menuntun ke website DocuSign.com. Saya belum pernah membuat kontrak digital. Saya pelajari dengan browsing sana-sini. Dan kesimpulannya bahwa kontrak digital adalah sah secara hukum. Di Indonesia pun keberadaan kontrak dgital sudah diatur didalam Undang-Undang ITE.

Cara menjual website-SahamOK-Kontrak-Docusign

Sempat gugup juga karena kontrak berdasarkan hukum Inggris. Kalau ada-apa maka yang dipakai adalah hukum yang berlaku di Inggris. Namun dengan  Bismillahirrahmaanirahim akhirnya saya memberanikan diri untuk menanda-tangani kontrak.

6. Proses tranfer uang

Begitu kontrak sudah saya tanda-tangani, pembeli  meminta data rekening bank saya. Sayapun memberikan data rekening saya berupa :

  • Nomor rekening
  • Nama yang tertera direkening
  • Nama bank
  • Kode SWIFT bank

SahamOK-Meminta data bank

Selang beberapa menit saja, pembeli sudah mentransfer uang sebesar 50% atau USD 35.000. Dia mengirimkan bukti receipt-nya. Selanjutnya adalah menunggu uang tersebut masuk ke rekening.

6.1 Kendala dalam proses penerimaan uang yang pertama

Setelah menunggu 5 hari, uang belum masuk juga ke rekening. Si pembeli juga menanyakan terus apakah uang sudah saya terima. Sempat saya berpikir apakah si pembeli benar-benar sudah mentransfer uang. Disisi lain, si pembeli tentunya juga berharap segera mendapatkan domain karena sudah mentransfer uang. Akhirnya saya putuskan untuk pergi ke salah satu kantor cabang bank.

Di kantor cabang bank, ada petugas khusus yang menangani masalah transfer dari luar negeri. Saya tanyakan tentang masalah dengan transfer saya yang belum masuk. Saya bawa buku rekening, kartu ATM, KTP, kontrak digital dan bukti transfer dari pembeli. Si petugas melakukan kontak telpon ke kantor pusatnya. Lalu menyampaikan ke saya bahwa transfer uang tersebut sudah diterima oleh bank, namun terblokir oleh sistem sehingga belum masuk ke rekening saya.

Dana saya terblokir? Cemas saya 😀 . Rupanya sistem secara otomatis memblokir jika ada dana masuk pertama kali diatas USD 10.000. Memang ini adalah pertama kalinya rekening saya menerima dana dari luar negeri lebih dari USD 10.000. Tiap bulan saya terima transfer dari luar negeri yaitu dari Google Asia Pacific Pte Ltd, namun jumlahnya belum pernah mendekati USD 10.000. Tujuan pemblokiran tersebut adalah untuk pengecekan kalau-kalau tranfer uang ini adalah bagian dari kejahatan money laundring.

Setelah saya serahkan kontrak dan bukti transfer, petugas menyampaikan kepada saya untuk menunggu. Setelah menunggu beberapa hari lagi, petugas menelpon dan menyampaikan bahwa dana saya sudah masuk ke rekening. Saya langsung cek via mobile banking dan Alhamdulillah angka direkening sudah bertambah nol nya 😀

Saya beritahukan pembeli bahwa dana sudah saya terima. Diapun senang dan langsung meminta untuk dilakukan proses transfer domain. Nanti proses transfer domain saya jelaskan disubbagian 7.

62. Penerimaan uang yang kedua relatif lancar

Setelah transfer domain, pembeli melanjutkan dengan mentransfer sisa yang 50% yaitu USD 35.000. Dana memang masih belum masuk sesuai estimasi waktu yang saya perkirakan. Saya juga sempat ke bank lagi untuk menanyakan. Petugas bank menyampaikan dana sudah diterima bank, mungkin masih diproses dipusat karena sekarang jam kerja lebih singkat karena Covid19, dan juga ini terkait dengan nilai tukar valas. Dalam hati saya sempat berfikir apa bank sengaja mengulur-ulur waktu sedikit supaya menang dalam selisih kurs? Entahlah

SahamOK-bukti-transfer-kedua

Walhasil, dana akhirnya saya terima 2 hari kemudian. Dan saya melanjutkan dengan penyerahkan konten website, Facebook page dan ha-hal lain yang terkait. Detail saya jelaskan disubbagian 7.

7. Proses transfer domain, konten dan Facbook page

…….. to be continued

 

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

8 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Robi
1 month ago

Mas saat menjual website, kalau kita misalnya punya sosial media, email newseltter, dst apakah itu bisa menaikkan harga jual website kita?

Rocket Man
10 days ago
Reply to  Robi

Yang paling utama di perhitungkan biasanya trafik, penghasilan per bulan dan potensi lain (list email dll) . Selain itu authority ( DA PA via Moz) kadang juga menjadi nilai tambah

Aulia Java Land
4 months ago

Wow jadi terinspirasi nih Kak.. Ternyata jika blog atau web kita bermutu, bisa juga dijadikan investasi jangka panjang ya… Sangat mencerahkan ilmunya

Fajar Nindyo
5 months ago

Kalau dilihat dari proses jual belinya, dari sisi pembeli begitu percaya dan yakin ya dengan cara langsung tanpa melalui pihak ketiga sebagai perantara. Selamat atas berhasil dengan sukses atas transaksinya. Semoga menginspirasi para blogger lainnya bahwa memiliki web atau blog juga dapat menjadi asset berharga di masa depan.

Ngeblog Bareng
5 months ago

Alhamdulillah mas.. Memang betul kalau sudah rejekinya dan Allah menghendaki ya tidak bisa tidak terjadi.

Agus Octa
5 months ago

Wah…, alhamdulillah, dapat duit banyak, ikut seneng saya.
Dan semoga blog yang lainnya bisa lebih rame dan lebih sukses, dan semoga blog saya juga ikutan lebih rame.
Selamat ya Pak ….^_^