Cloudflare vs Google pagespeed service

Jika kita memiliki website yang hosting pada tipe share hosting, maka website kita akan berbagi resources dengan banyak website yang lain. Pada share hosting, 1 server yang dipakai secara bersama oleh 10, 100 bahkan 1000 website.
Umumnya, bagi website baru yang relatif masih memiliki pengunjung yang sedikit tidak akan memiliki kendala atau masalah dengan server.
Origin-Websites-Hosting-Server
Gambar diatas mengilustrasikan bahwa website kita hosting (ditempatkan) di Origin server. Pengguna yang mengakses website kita melalui browsernya (chrome, firefox, opera, Internet Exporer, Safari, dan lainnya) akan langsung mendapatkan data yang dilayani oleh origin server.

Seiring berkembangnya website, tentu saja jumlah pengunjung juga semakin banyak.  Dan ini akan terasa dampaknya disisi pengguna. Waktu untuk memuat sebuah halaman ( loading ) akan sangat lambat.

Guna mengurangi dampak loading yang lambat, tentunya akan lebih baik jika pengguna yang cukup banyak dapat dilayani oleh banyak server. Solusi ini diberikan oleh Cloudflare dan Google pagespeed service, berupa proxy server.

Cloudflare vs Google pagespeed service

Bila kita tingkatkan kemampuan website kita dengan proxy server, kita dapat menggunakan

Cloudflare atau

Google pagespeed service

Gambar berikut mengilustrasikan situasi setelah menggunakan proxy server.

Cloudflare-Pagespeed-Proxy-Server

Detail bagaimana melakukan setup Cloudflare dapat anda lihat di Cloudflare is the next generating CDN

Detail untuk setup Google pagespeed service bisa anda lihat di Pagespeed service

Hasil pengetesan saya menggunakan cloudflare ataupun pagespeed adalah bahwa website saya loading jauh semakin cepat.

Mana yang lebih baik diantara keduanya ?

Kedua-duanya memberikan hasil yang memuaskan. Namun saya lebih memilih menggunakan pagespeed karena lebih leluasa untuk melakukan setupnya.

Cloudflare mewajibkan kita untuk mengarahkan NS server ke miliknya Cloudflare

Pagespeed tidak perlu mengarahkan NS server ke milik pagespeed, cukup dibuatkan CNAME untuk WWW yang mengarah ke page speed.

Catatan : website milik saya menggunakan CMS WordPress.

Lihat juga :