Kenapa negara mereka maju, negara kita tidak?

Pesan ini merupakan terjemahkan dari suatu tulisan berbahasa inggris yang saya terima melalui email dari seorang kawan tanggal 18 Maret 2009. Maaf bila salah/kurang tepat menerjemahkannya.

Kenapa mereka lebih maju dari kita ? Apakah umur negara, sumber daya alam, kecerdasan, ras atau warna kulit yang menyebabkan terjandinya perbedaan yang sangat besar antara negara maju ( kaya )  dengan negara berkembang ( miskin )?

Kenapa negara mereka maju ?

1. Umur negara

Perbedaan antara negara berkembang ( miskin ) dan negara maju ( kaya ) tidak tergantung pada umur negara itu

   India

Contohnya :

  • negara India dan Mesir, yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang ( miskin ).
  • di sisi lain –Singapura, Kanada, Australia & New Zealand– negara yang umurnya kurang dari 150 tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah bagian dari negara maju di dunia, dan penduduknya tidak lagi miskin

2. Sumber daya alam

Ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara juga tidak menjamin negara itu menjadi kaya atau miskin

Jepang mempunyai area yang sangat terbatas.  Daratannya, 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian & peternakan.  Tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia.  Jepang laksana suatu negara “industri terapung” yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya.

   

Swiss tidak mempunyai perkebunan coklat tetapi sebagai negara pembuat coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya 11% daratannya yang bisa ditanami.  Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik. ( Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia ).  Swiss juga tidak mempunyai cukup reputasi dalam keamanan, integritas, dan ketertiban – tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia.

3. Kecerdasan

Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan

4. Ras atau warna kulit

Ras atau warna kulit juga bukan faktor penting.

Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju/kaya di Eropa

Lalu……. apa perbedaannya?

Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah dibentuk sepanjang tahun melalui kebudayaan dan pendidikan.

Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.

Prinsip Dasar Kehidupan

  1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari
  2. Kejujuran dan integritas
  3. Bertanggung jawab
  4. Hormat pada aturan & hukum masyarakat
  5. Hormat pada hak orang/warga lain
  6. Cinta pada pekerjaan
  7. Berusaha keras untuk menabung & investasi
  8. Mau bekerja keras
  9. Tepat waktu

Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut.

Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita.

Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik.

Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.

Jika Anda membagikan tulisan ini, tidak akan terjadi apa-apa pada diri Anda!!!

Hewan peliharaan Anda tidak akan mati, Anda tidak akan kehilangan pekerjaan, Anda tidak akan mendapat kesialan dalam 7 tahun, juga Anda tidak akan sakit.

TETAPI….. jika Anda tidak membagikan pesan ini, tidak akan terjadi perubahan apa-apa dalam negara kita. Negara kita akan tetap berlanjut dalam kemiskinan…… dan akan menjadi lebih miskin lagi.

Jika Anda mencintai negara kita, teruskan atau bagikan pesan ini kepada teman-teman Anda. Biarlah mereka merefleksikan hal ini.

Kita harus mulai dari mana saja. Kita ingin BERUBAH dan BERTINDAK!

dan ……. PERUBAHAN DIMULAI DARI DIRI KITA SENDIRI

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.